Senin, 29 Oktober 2018

Pengertian Manajemen dan Perangkat Organisasi

TUGAS MAKALAH TENTANG
“PENGERTIAN MANAJEMEN DAN 
PERANGKAT ORGANISASI”

Disusun Oleh Anggota Kelompok 4 :

1.Daniel 26217706
2.Fortasya Bayyina Imbrugli 22217349
3. Giva Vernando Saputra 22217573
4. Rizq Almaas Az-Zahra 25217366
5. Pesta Renika Kristin Hutabarat 24217705
6. Yossy Rosalinda 26217307

Kelas : 2EB15

Mata Kuliah  : Ekonomi Koperasi #
Dosen  : Wahyu Widjayanti


UNIVERSITAS GUNADARMA

PTA 2018/2019

A. PENGERTIAN MANAJEMEN MENURUT BEBERAPA AHLI :

1. George R. Terry
Pengertian manajemen adalah suatu proses atau kerangka kerja yang melibatkan bimbingan atau pengarahan suatu kelompok orang-orang ke arah tujuan-tujuan organisasional maksud yang nyata.

2. Marry Parker Follet
Mengatakan bahwa pengertian manajemen adalah sebagai suatu seni, tiap-tiap pekerjaan bisa diselesaikan dengan orang lain.

3. Manullang
Merupakan seni dan ilmu pencacatan, pengorganisasian, penyusunan, pengarahan, pengawasan terhadap sumber daya manusia untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.

4. John D Millet
Dalam bukunya yang berjudul Managemen in the Public Service, menyatakan bahwa definisi manajemen adalah proses dalam memberikan arahan pekerjaan kepada orang-orang dalam suatu organisasi guna mencapai tujuan.

5. James A.F Stoner
Proses perencanaan, pengorganisasian, dan penggunaan sumber daya organisasi yang lain dalam rangka mencapai tujuan organisasi yang telah ditetapkan.

Fungsi Dasar Manajemen dibagi menjadi 3 yaitu :
1. Perancanaan (Planning)
Seorang manajer perlu melakukan suatu perencanaan dalam perusahaan ataupun organisasinya untuk memenuhi tujuan tersebut. Sebelum mengambil keputusan, seorang manjer juga harus mengatur dan memilah rencana mana yang harus diambil dan dapat memenuhi kriteria.

2. Pengorganisasian (organizing)
Setelah rencana sudah dibuat dan dilakukan sebagaimana mestinya. Seorang manajer juga perlu mengorganisasikan atau membagi tugas secara menyeluruh kepada struktur organisasi yang berkaitan.

3. Pengarahan (Directing)
Seorang manajer harus mengawasi kinerja dan tugas masing-masing organisasi. Agar rencana dan tugas dapat berjalan dengan baik, manajer harus mengarahkan bawahannya melalui arahan dengan prosedur yang ada disetiap perusahaan tersebut.

B. Perangkat Organisasi
Terdapat Beberapa Perangkat Organisasi Koperasi yang telah kami temukan berdasarkan UU No. 25 Tahun 1992 Pasal 21 antara lain :

1)  Rapat Anggota
Rapat anggota merupakan pemegang kekuasaan tertinggi dalam Koperasi. Beberapa keputusan penting yang biasanya ditetapkan melalui rapat anggota antara lain adalah:
a. Menetapkan Anggaran Dasar;
b. Menetapkan Kebijakan Umum di Bidang Organisasi, Manajemen, dan Usaha Koperasi
c. Pemilihan, Pengangkatan, dan Pemberhentian Pengurus dan Pengawas
d. Menetapkan Rencana Kerja, Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Koperasi
e. Pengesahan Laporan Keuangan, Pengesahan Pertanggung- Jawaban Pengurus dalam Pelaksanaan Tugasnya.

2)  Pengurus
Pengurus merupakan pelaksana kebijakan-kebijakan yang telah ditetapkan dalam rapat anggota koperasi. Pengurus dipilih dari dan oleh anggota dalam rapat anggota untuk masa jabatan paling lama lima tahun.
Pengurus koperasi ini memiliki tugas antara lain:
a. Mengelola Koperasi dan Usahanya
b. Mengajukan Rencana Kerja
c. Menyelenggarakan Rapat Anggota
d. Mengajukan Laporan Keuangan
e. Menyelenggarakan Pembukuan Keuangan dan Inventarisasi secara tertib.
3)  Pengawas
Pengawas juga dipilih oleh anggota koperasi dalam rapat anggota. Tugas dari pengawas adalah:
a. Melakukan Pengawasan terhadap Pelaksanaan ke- Bijaksanaan dan Pengelolaan Koperasi
b. Membuat Laporan Tertulis tentang Hasil Pengawasannya.

4) Manajer
Manajer adalah orang yang memiliki pengalaman, pengetahuan dan keterampilan yang baik yang diakui oleh organisasi untuk dapat memimpin, mengelola, mengendalikan, mengatur serta mengembangkan organisasi dalam rangka mencapai tujuannya.
Adapun beberapa tugas yang dilakukan oleh seorang manajer diantaranya seperti dibawah ini:
a. Memimpin Organisasi.
b. Mengatur dan Mengendalikan Organisasi
c. Mengembangkan Organisasi.
d. Mengatasi Berbagai Masalah yang dihadapi Organisasi.
e. Mengawasi dan Mengendalikan Organisasi.

C. Pendekatan Sistem Koperasi
Menurut Draheim koperasi mempunyai sifat ganda yaitu:
a. Organisasi dari orang-orang dengan unsur eksternal ekonomi dan sifat-sifat sosial (Pendekatan Sosiologi).
b. Perusahaan biasa yang harus dikelola sebagai layaknya perusahaan biasa dalam ekonomi pasar (Pendekatan neo klasik).

Interprestasi dari Koperasi sebagai Sistem
Kompleksitas dari perusahaan koperasi adalah suatu sistem yang terdiri dari orang-orang dan alat-alat teknik. Sistem ini dinamakan sebagai Socio technological system yang selanjutnya terjadi hubungan dengan lingkungan sehingga dapat dianggap sebagai sistem terbuka, sistem ini ditujukan pada target dan dihadapkan dengan kelangkaan sumber-sumber yang digunakan.



Cooperative Combine.
Semua pelaksanaan dalam keseluruhan kompleks dan pengaruh eksternal, dipengaruhi oleh hubungan sistem. Demikian juga dilihat dari sudut pandang ekonomi, tidak cukup hanya melaksanakan koperasi secara ekonomis saja, tetapi juga berhubungan dengan hubungan antar manusia dalam kelompok koperasi dan antara anggota. Tetapi juga, berhubungan dengan hubungan antar manusia dalam kelompok koperasi dan antara anggota dengan manajemen perusahaan koperasi dalam lapangan lain.
Contoh Cooperative Interprise Combine : Koperasi penyediaan alat pertanian, serba usaha, kerajinan, dan industri.

Tugas usaha pada Sistem Komunikasi (BCS)
The Businnes function Communication System (BCS) adalah sistem hubungan antara unit-unit usaha anggota dengan koperasi yang berhubungan dengan pelaksanaan dari perusahaan koperasi untuk unit usaha anggotaa mengenai beberapa tugas perusahaan. ICS adalah hubungan antara orang-orang yang berperan aktif dalam unit usaha anggota dengan koperasi yang berjalan. ICS meliputi pembentukan/terjadi sistem target dalam
koperasi gabungan.

Sistem Informasi Manajemen Anggota
Koordinasi dari suatu sistem yang ada melicinkan jalannya Cooperative Combine (CC), koordinasi yang terjadi selalu lewat informasi dan dengan sendirinya membutuhkan informasi yang baik. Manajemen memberikan informasi pada anggota, informasi
yang khusus untuk penganalisaan hubungan organisasi dan
pemecahan persoalan seoptimal mungkin.

Dimensi struktural dari Cooperative Combine (CC)
Konfigurasi ekonomi dari individu membentuk dasar untuk pengembangaaan lebih lanjut.
• Sifat-sifat dari anggota yaitu sifat dari orang atau anggota organisasi serta sudut pandang anggota.
• Intensitas kerjasama yaitu semakin banyak anggota semakin tinggi intensitas kerjasama atau tugas manajemen.
• Distribusi kemampuan dalam menentukan target dan pengambilan keputusan.


DAFTAR PUSTAKA

evan_ramdan.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/51021/7+PENDEKATAN+SISTEM++KOPERASI.pdf\
https://www.google.co.id/amp/s/ekonomi.sobatmateri.com/3-perangkat-organisasi-koperasi-berdasarkan-uu-no-25-tahun-1992-pasal-21/amp/By
http://jurnalmanajemen.com/pengertian-manajemen/
http://www.pengertianku.net/2015/06/pengertian-manajer-dan-tugasnya-serta-tingkatannya.html





Bentuk - bentuk koperasi di Indonesia

TUGAS MAKALAH TENTANG
“BENTUK – BENTUK KOPERASI 
DI INDONESIA”


Disusun Oleh Anggota Kelompok 4 :

1. Daniel 26217706
2. Fortasya Bayyina Imbrugli 22217349
3. Giva Vernando Saputra 22217573
4. Rizq Almaas Az-Zahra  25217366
5.Pesta Renika Kristin Hutabarat 24217705
6.Yosssy Rosalinda 26217307

Kelas : 2EB15

Mata Kuliah  : Ekonomi Koperasi #
Dosen  : Wahyu Widjayanti


UNIVERSITAS GUNADARMA

PTA 2018/2019

Bentuk – Bentuk Koperasi

1. Berdasarkan bidang usahanya

a. Koperasi produksi, yaitu koperasi yang berfungsi membantu kegiatan proses produksi yang dilakukan anggotanya. Proses produksi ini mencakup menyediakan bahan baku untuk proses produksi, membantu menyediakan berbagai macam alat yang digunakan dalam proses produksi dan juga membantu produksi berbagai macam jenis barang tertentu.
Contoh, koperasi membantu mempersiapkan bibit dan pupuk untuk menanam padi. Contoh lainnya, koperasi membantu menyiapkan bahan baku untuk dibuat kerajinan.

b. Koperasi konsumsi, yaitu koperasi yang menjual barang-barang  kebutuhan sehari-hari anggotanya. Kelebihannya adalah jika anggota yang berbelanja kebutuhan maka harga yang ditawarkan lebih murah dibandingkan dengan harga di toko lain. Karena tujuan utama dari koperasi ini adalah  mensejahterakan para anggotanya.
Contohnya, koperasi menjual beras, telur, gula, tepung, kopi, dan lain sebagainya.

c. Koperasi pemasaran, yaitu koperasi yang dibentuk untuk membantu anggota mendistribusikan barang atau jasa yang dihasilkan hingga sampai di tangan konsumen.

d. Koperasi simpan pinjam, yaitu koperasi menyediakan pinjaman uang sekaligus tempat menyimpan uang. Uang pinjaman diperoleh dari dana yang dikumpulkan secara bersama-sama oleh para anggotanya.

e. Koperasi serba usaha, yaitu jenis koperasi yang didalamnya terdapat lebih dari satu usaha. Bentuk usaha yang dilakukan bisa berupa gabungan antara koperasi produksi dan koperasi konsumsi atau antara koperasi produksi dan koperasi simpan pinjam.







2. Berdasarkan jenis komoditinya

a. Koperasi pertambangan, yaitu koperasi yang melakukan usaha dengan menggali atau memanfaatkan sumber-sumber alam.
b. Koperasi pertanian, yaitu koperasi yang melakukan usaha dengan komiditi pertanian tertentu.
c. Koperasi peternakan, yaitu koperasi yang usahanya berhubungan dengan komoditi peternakantertentu.
d. Koperasi industri dan kerajinan, yaitu koperasi yang melakukan usaha dalam bidang industri atau kerajinan tertentu.
e. Koperasi jasa, yaitu koperasi yang mengkhususkan kegiatannya dalam memproduksi dan memasarkan kegiatan jasa tertentu.

3. Berdasarkan jenis anggotanya

a. Koperasi karyawan (kopkar)
b. Koperasi pedagang pasar (koppas)
c. Koperasi angkatan darat (primkopad)
d. Koperasi mahasiswa (kopma)
e. Koperasi pondok pesantren (koppontren)
f. Koperasi peran serta wanita (koperwan)
g. Koperasi pramuka (kopram)
h. Koperasi pegawai negeri (KPN)

4. Berdasarkan Tingkatan Koperasi :

1. Koperasi primer  merupakan sebuah koperasi yang terdiri dari paling sedikit 20 orang yang tergabung pada koperasi tersebut dengan tujuan yang sama. Wilayahnya biasanya terdapat di tingkat kecamatan atau desa ataupun lembaga pemerintah dan sekolah-sekolah. Contoh koperasi primer adalah KUD.

2. Koperasi pusat  merupakan gabungan dari paling sedikit 5 koperasi primer yang berbadan hukum dan biasanya berkedudukan di ibukota kabupaten/kota.

3. Koperasi gabungan  merupakan koperasi yang beranggotakan paling sedikit 3 koperasi pusatyang berbadan hukum meliputi satu daerah tingkat provinsi. Contoh koperasi gabungan adalah Gabungan Koperasi Batik Indonesia.

4. Koperasi Induk  merupakan gabungan dari paling sedikit 3 koperasi gabungan berbadan hukum dan biasanya berkedudukan di ibukota negara. Contoh koperasi Induk adalah Pusat Koperasi Unit Desa (Puskud).



























DAFTAR PUSTAKA

https://blog.ruangguru.com/jenis-dan-tingkatan-koperasi-di-indonsia

Tugas Individu tentang Koperasi Primer

TUGAS MAKALAH TENTANG
“KOPERASI PRIMER”


Disusun Oleh :
Yossy Rosalinda 
NPM : 26217307
Kelas 2EB15
EKONOMI KOPERASI #

UNIVERSITAS GUNADARMA

PTA 2018/2019






Pembahasan

1. Pengertian Koperasi Primer
Koperasi primer yaitu koperasi yang memiliki anggota dengan jumlah 20 orang biasanya koperasi ini didirikan pada ruang lingkup dengan wilayah yang sangat kecil. Berikut terdapat pasal yang mengatur tentang koperasi primer menurut Undang-Undang No. 25 Tahun 1992 yaitu :
Pasal 1 ayat 3 : Koperasi Primer adalah koperasi yang didirikan oleh dan beranggotakan orang-seorang.
Pasal 6 : (1) Koperasi Primer dibentuk oleh sekurang-kurangnya 20 orang.
Penjelasan Pasal 18 ayat (1)
Yang dapat menjadi anggota Koperasi Primer ialah orang-seorang yang telah mampu melakukan tindakan hukum & memenuhi persyaratan yang ditetapkan oleh Koperasi yang bersangkutan. Hal ini dimaksdukan sebagai konsekuensi Koperasi sebagai Badan Hukum. Namun demikian khusus bagi pelajar, siswa dan/ataj yang dipersamakan dan dianggap belum mampu melakukan tindakan hukum dapat membentuk Koperasi, tetapi Koperasi tersebut tidak disahkan sebagai badan hukum dan statusmya hanya Koperasi tercatat.

2. Syarat Pendirian Koperasi Primer
Dalam mendirikan suatu lembaga seperti Koperasi yang resmi dan tercatat statusnya sebagai badan hukum Koperasi diperlukan syarat- syarat yang berlaku dan sesuai. Berikut merupakan syarat pendirian koperasi primer antara lain :
1. Koperasi primer setidaknya memiliki anggota minimal 20 orang dan didalamnya terbagi manjadi anggota sebelum ataupun saat kegiatan berlangsung.
2. Pendiri maupun anggota koperasi primet wajib tercatat sebagai Warga Negara Indonesia
3. Pendiri koperasi primer haruslah seseorang yang paham tentang hukum
4. Usaha yang dilakukan oleh koperasi harus sesuai menurut nilai-nilai ekonomi yang berlaku.




DAFTAR PUSTAKA

https://blog.ruangguru.com/jenis-dan-tingkatan-koperasi-di-indonsia
http://kementeriankoperasi.com/syarat-pendirian-koperasi-primer/
http://kementeriankoperasi.com/jenis-koperasi-berdasarkan-tingkatan/



Kamis, 05 Juli 2018

Menganalisis Kondisi Perdagangan Luar Negeri di Indonesia


TUGAS MAKALAH
“MENGANALISIS KONDISI PERDAGANGAN LUAR NEGERI DI INDONESIA SAAT INI”

Disusun Oleh :
Yossy Rosalinda
NPM : 26217307
Kelas 1EB18
Perekonomian Indonesia #

UNIVERSITAS GUNADARMA

ATA 2017/2018


                                                         BAB I
PENDAHULUAN

Perdagangan internasional adalah perdagangan yang dilakukan oleh penduduk suatu negara dengan penduduk negara lain atas dasar kesepakatan bersama. Penduduk yang dimaksud dapat berupa antarperorangan (individu dengan individu), antara individu dengan pemerintah suatu negara atau pemerintah suatu negara dengan pemerintah negara lain. Di banyak negara, perdagangan internasional menjadi salah satu faktor utama untuk meningkatkan GDP.
Apabila perdagangan internasional di Negara mengalami penurunan, akan mempengaruhi terhadap neraca perdagangan suatu Negara. Neraca perdagangan atau neraca ekspor-impor adalah perbedaan antara nilai ekspor dan impor suatu negara pada periode tertentu, diukur menggunakan mata uang yang berlaku. Jika neraca perdagangan menunjukkan positif maka didalam suatu Negara itu sedang mengalami surplus perdagangan. Dan jika neraca menunjukkan nilai yang berlawanan atau negative berarti Negara itu tengah mengalami defisit. Melalui makalah dan tulisan ini penulis berharap dapat memberikan informasi yang tepat, menambah dan membuka wawasan serta sebagai pembelajaran bagi para pembaca tentang pendapat atau pandangan kalian sebagai warga Negara Indonesia apakah perdagangan luar negeri di indonesia sudah menghasilkan yang terbaik atau belum.

















BAB II
ISI

ANALISIS :
Kondisi perdagangan luar negeri di Indonesia saat ini ?

Menurut sumber artikel yang saya baca, Indonesia saat ini mengalami penurunan dalam kegiatan perdagangan luar negeri. Salah satu contoh yang berdampak adalah  tren produksi di sektor industri yang cenderung menurun. Meskipun masih dalam angka yang cukup tinggi, namun dikatakan bahwa penurunan ini berimbas pada sektor lainnya.
Harga minyak dunia yang cenderung turun, juga berimbas pada sektor perdagangan penting lainnya. Sri Mulyani menyebutkan, bahwa pada tahun 2018 perekonomian global diprediksi akan tumbuh sekitar 3,6% atau mengalami peningkatan jika dibandingkan dengan tahun 2017 yang hanya 3,5%.
Namun untuk skala global, beliau mengatakan bahwa kemungkinan besar perdagangan internasional di luar ASEAN, pada tahun depan belum pulih seperti sedia kala.

Lalu, berapakah nilai ekspor dan impor di Indonesia saat ini ?
Nilai Ekspor Februari 2018 mencapai 14,10 dolar AS atau turun 3,14 persen dibanding Januari 2018. Komponen nilai ekspor Februari dari sektor migas sebesar 1,39 dolar AS, masih naik 5,08 persen dibanding nilai ekspor migas Januari 2018 sebesar 1,32 miliar dolar AS. Sementara untuk sektor nonmigas, terjadi penurunan nilai ekspor 3,96 persen, dari 13,23 miliar dolar AS pada Januari 2018 menjadi 12,71 miliar dolar AS untuk Februari 2018.
Sedangkan rincian nilai impor Februari 2018 sebesar 14,21 miliar dolar AS, secara umum turun 7,16 persen dibanding Januari 2018. Bila dibagi per sektor, terjadi kenaikan tipis untuk nilai impor barang migas sebesar 0,06 persen dengan nilai yang kurang lebih sama untuk Januari dan Februari, yakni 2,26 miliar dolar AS. Adapun dalam hal nilai impor barang nonmigas turun cukup jauh, sebesar 8,41 persen dari 13,05 miliar dolar AS pada Januari menjadi 11,95 miliar dolar AS untuk Februari.




Apakah Indonesia saat ini tengah mengalami surplus atau deficit neraca perdagangan ?
Badan Pusat Statistik (BPS) merilis hasil neraca perdagangan per bulan Februari 2018 yang mengalami defisit sebesar 0,12 miliar dolar AS. Melalui hasil ini, neraca perdagangan Indonesia sudah tiga kali mengalami defisit secara berturut-turut sejak akhir tahun 2017 lalu.  Defisit neraca perdagangan Indonesia per Februari 2018 dipicu oleh defisit sektor migas sebesar 0,87 miliar dolar AS walaupun neraca perdagangan sektor nonmigas surplus 0,75 dolar AS.

Bagaimana Pengaruhnya dengan Nilai Tukar Uang ?
Jika terjadi inflasi maka bisa mengakibatkan defisit neraca perdagangan yang diakibatkan beberapa hal berikut ini:
·         Tidak stabilnya neraca impor dan ekspor membuat devisa kita tidak bertambah sebagai hasil dari rendahnya ekspor.
·         Jika ekspor kita rendah maka yang dirugikan adalah posisi devisa negara yang akan semakin turun jumlahnya
·         Penurunan nilai ekspor dalam jangka panjang juga akan membuat perekonomian semakin lesu, dimana produsen makin susah melepas barang produksinya.

















BAB III
PENUTUP

1.     Kesimpulan
Perdagangan internasional adalah perdagangan yang dilakukan oleh penduduk suatu negara dengan penduduk negara lain atas dasar kesepakatan bersama. Di banyak negara, perdagangan internasional menjadi salah satu faktor utama untuk meningkatkan GDP. Jika neraca perdagangan menunjukkan positif maka didalam suatu Negara itu sedang mengalami surplus perdagangan. Dan jika neraca menunjukkan nilai yang berlawanan atau negative berarti Negara itu tengah mengalami defisit.

2.     Saran
Indonesia perlu meningkatkan lagi kualitas produk dalam negeri yang lebih baik dan meningkatkan permintaan produk barang atau jasa. Supaya Indonesia lebih banyak mengirimkan hasil barang produksi sendiri dibandingkan menerima dan bergantung pada hasil produksi luar negeri.















DAFTAR PUSTAKA



Selasa, 03 Juli 2018

Menganalisis Kondisi Perkembangan UMKM Saat Ini di Indonesia



TUGAS MAKALAH
“MENGANALISIS KONDISI PERKEMBANGAN UMKM SAAT INI DI INDONESIA”

Disusun Oleh :
Yossy Rosalinda
NPM : 26217307
Kelas 1EB18
Perekonomian Indonesia #

UNIVERSITAS GUNADARMA

ATA 2017/2018





BAB I
PENDAHULUAN

Usaha Mikro, Kecil dan Menengah atau yang disebut (UMKM) merupakan usaha kerakyatan milik perorangan atau badan usaha perorangan yang bukan merupakan anak perusahaan atau cabang perusahaan yang dimiliki yang memenuhi kriteria setiap usaha yang dikelolanya sesuai dengan Undang-Undang yang berlaku. Saat ini mendapat perhatian dan keistimewaan yang diamanatkan oleh Undang-Undang, antara lain bantuan kredit usaha dengan bunga rendah, kemudahan persyaratan izin usaha, bantuan pengembangan usaha dari lembaga pemerintah. UMKM ini menerapkan asas kebersamaan, ekonomi yang demokratis, kemandirian, keseimbangan kemajuan, berkelanjutan, efisiensi keadilan dan kesatuan ekonomi nasional. Di Indonesia, peranan UMKM sangat penting baik dalam pembangunan maupun pertumbuhan ekonomi juga merupakan salah satu penyerapan tenaga kerja yang paling banyak di kegiatan ekonomi nasional itu sendiri. Dengan daya beli dan kebutuhan masyarakat yang tinggi dan tidak terbatas ini menjadikan UMKM lebih kreatif dan maju dalam melancarkan usahanya. Melalui makalah dan tulisan ini penulis berharap dapat memberikan informasi yang tepat, menambah dan membuka wawasan serta sebagai pembelajaran bagi para pembaca tentang pendapat atau pandangan kalian sebagai warga Negara Indonesia apakah kondisi UMKM di Negara kita sudah ada peningkatan atau belum.













BAB II
ISI

ANALISIS :

Bagaimana kondisi UMKM di Indonesia saat ini, lalu Berapa jumlah kontribusi terhadap PDB maupun Ekspor dan berapa pula jumlah penyerap tenaga kerja terhadap UMKM saat ini ? Berikut akan saya berikan beberapa ulasan atau pendapat mengenai hal tersebut.

Jawaban :
Menurut sumber artikel yang saya baca, UMKM di Indonesia saat ini mengalami penurunan dan sedang berupaya untuk mengembangkan tiap UMKM yang ada jadi lebih baik dari sebelumnya. Salah satu artikel menuliskan bahwa pihak Bank Indonesia (BI) menilai potensi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) sangat besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dengan kontribusi hinga Rp 850 triliun per tahun pada Produk Domestik Bruto (PDB). Namun, kontribusi UMKM pada perekonomian pada tahun ini diprediksi turun.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), kontribusi UMKM terhadap perekonomian cukup besar mencapai 61.41 persen, sementara penyerapan tenaga kerja UMKM setidaknya mendominasi hampir 97 persen dari total tenaga kerja nasional. Jumlah UMKM telah mencapai 60 juta unit. Kontribusi UMKM mengalami penurunan pada tahun ini dikarenakan sector perdagangan dan industry yang belum membaik.

Berdasarkan data BPS per Agustus 2017 pertumbuhan produksi industri manufaktur mikro dan kecil di kuartal II-2017 sebesar 2,5 persen. Realisasi ini anjlok dari capaian pertumbuhan di kuartal I-2017 sebesar 6,63 persen dan lebih rendah dibanding periode sama tahun lalu sebesar 6,56 persen. Hal ini menunjukkan kondisi UMKM yang kurang begitu baik tahun ini.

Menurut Bhima, untuk mendorong pertumbuhan UMKM yaitu harus ada perubahan porsi KUR dari sebelumnya 60 persen tersalur ke sector perdagangan, sekarang targetnya 40 persen ke sector pengolahan. Kemudian bunga KUR masih berpeluang turun di bawah 8,5 persen dari level saat ini Sembilan persen per tahun. Solusi berikutnya adalah mendorong UMKM agar go digital, perlu difasilitasi oleh Pemerintah dengan membuat market place khusus UMKM.
Lalu, berapa jumlah kontribusi PDB terhadap ekspor dan jumlah penyerap tenaga kerja terhadap UMKM saat ini ?

Menurut sumber artikel yang saya baca menuliskan bahwa Ketua Asosiasi UMKM Indonesia Ikhsan Ingratubun mengatakan saat ini pelaku UMKM yang berperan sebagai pengekspor masih minim. "Masih kecil sekali, tidak sampai lima persen," Salah satu penyebabnya, ia menyebut biaya untuk mengekspor cenderung mahal. Untuk bisa melakukan ekspor, Ikhsan mengatakan para pengusaha mesti memiliki surat izin ekspor. Selain itu, kalau terjadi hal-hal yang memengaruhi kualitas, produk yang sudah dikirim itu akan dikembalikan.

Saat ini pemasaran juga menjadi salah satu tantangan bagi UMKM. Sebab, sampai saat ini pun Ikhsan mencatat tak sampai 15 persen pelaku UMKM yang sudah terhubung dengan jaringan online. Beberapa produk yang sudah masuk ke pasar ekspor yaitu kain batik, tekstil, dan kerajinan tangan. Oleh karena itu, Sarman meminta pemerintah untuk mendata sektor-sektor mana saja yang berpotensi menyumbang ekspor. Selanjutnya, UMKM yang telah didata itu mesti dibina dan didampingi.

Saat ini UMKM menjadi penopang ekonomi terbesar. Tercatat, UMKM menyumbang 60 persen terhadap Produk Domestik Bruto dengan menguasai 99 persen unit kerja dan menyerap 97 persen tenaga kerja Indonesia. Ekonom Universitas Indonesia, Fithra Faisal, mengatakan pemerintah perlu mendorong para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah atau UMKM untuk bisa menjadi pelaku ekspor. Dengan demikian, salah satu penyebab tertekannya rupiah, yakni defisit neraca perdagangan, bisa diatasi.

Bagaimana cara meningkatkan UMKM agar berkembang ?
1.      Membuat Business Plan yang Tepat
Adanya sebuah business plan dalam usaha, akan membuat semua program kerja dalam perusahaan akan terarah dan terhindar dari pemborosan biaya.




2.      Memiliki Standard Operating Prosedur
Standard Operating Procedure atau SOP sebenarnya sangat dibutuhkan dalam bisnis UKM untuk sebuah pembiasaan. Layaknya perusahaan waralaba, bisnis UKM pun harus mampu menciptakan standarisasi kerja.

3.      Lakukan Segmentasi Pasar
Dalam merancang suatu produk, UKM harus menjalankan segmentasi pasar. Cara ini dilakukan oleh usaha-usaha besar dalam mempersiapkan produknya. Sebuah produk atau jasa, harus membidik pasar tertentu agar manfaat dari sebuah produk bisa maksimal dirasakan konsumen.

4.      Tingkatkan Penggunaan Internet
Perusahaan UKM pun harus menyadari hal ini dan menjadikaannya sebagai salah satu strategi manajemen peningkatan usaha. Penggunaan Internet sebagai salah satu strategi pemasaran akan menjadikan usaha berjalan efektif.

5.      Tingkatkan Kapasitas Informasi Teknologi (IT)
Dari mulai tingkat produksi sampai konsumsi, dari pemasaran sampai keuangan, semuanya membutuhkan kemajuan di bidang teknologi informasi agar proses usaha berjalan lebih cepat dan segala keputusan maupun perencanaan bisa diambil secara tepat.










BAB III
PENUTUP


1.     Kesimpulan
Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah merupakan usaha kerakyatan milik perorangan atau badan usaha perorangan yang bukan merupakan anak perusahaan atau cabang perusahaan yang dimiliki yang memenuhi kriteria setiap usaha yang dikelolanya sesuai dengan Undang-Undang yang berlaku. Dimana UMKM ini memiliki peranan yang sangat penting dalam pembangunan dan pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan adanya UMKM ini jumlah pengangguran di Indonesia dapat berkurang.

2.     Saran
Pemerintah perlu membimbing dan mengawasi serta menetapkan kebijakan yang baik agar dapat mendorong UMKM lebih maju. Dan pelaku UMKM sendiri perlu mendalami wawasan dengan menggunakan informasi dan teknologi yang canggih supaya produk yang dihasilkannya dapat masuk dalam pasar internasional.

 

 










DAFTAR PUSTAKA




Bahasa Inggris Bisnis 2 (Minggu ke 4)

A Exercise of TOEFL Structure Written by : Yossy Rosalinda (26217307) Class : 3EB15 Subject : English Business 2 # Teacher ...